Panpel Arema prihatin aksi pelemparan batu, polisi kejar pelaku
Adanya insiden pelemparan batu yang menyebabkan kaca bus yang mengangkut pemain, official Persik Kediri usai mengalahkan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang Jawa Timur disesalkan panpel yang sekaligus LOC Arema FC.
Elshinta.com - Adanya insiden pelemparan batu yang menyebabkan kaca bus yang mengangkut pemain, official Persik Kediri usai mengalahkan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang Jawa Timur disesalkan panpel yang sekaligus LOC Arema FC.
“Kita prihatin apalagi kejadian tersebut saat bus keluar dari Stadion Kanjuruhan, Kepanjen Kabupaten Malang dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden pelemparan bus tim Persik Kediri,” kata Erwin Hardiyono dalam keterangan persnya.
Insiden pelemparan terjadi di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan yang dilalui bus Persik Kediri menuju Kota Malang. Beruntung, kejadian tersebut tidak menyebabkan kerugian berupa cedera atau luka berarti pada pemain maupun official tim Persik.
Hal senada juga disampaikan Security Officer Arema, Bram Hady Sulthon. Menurutnya, pihak panpel dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi dengan turut melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu, bekerja sama dengan pihak kepolisian.
"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," kata Bram seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Selasa (13/5).
Menyikapi kejadian ini, kedepan Panpel Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan di laga-laga mendatang.
Lebih lanjut, Erwin Hardiono menegaskan bahwa pihaknya akan mensosialisasikan secara lebih intensif mengenai perlunya menjunjung tinggi sportifitas dan fair play selama memberikan dukungan, terlepas dari apapun hasil pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.
“Saat ini, pihak keamanan tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan," ujanya.